Berita

Survei Pengguna Lulusan UPI: Mayoritas Menilai Kompetensi Alumni Sangat Baik
  • 2026-08-11 11:05:12

Survei Pengguna Lulusan UPI: Mayoritas Menilai Kompetensi Alumni Sangat Baik

Bandung — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus memperkuat evaluasi mutu lulusan melalui pelaksanaan survei kepuasan pengguna lulusan. Survei tersebut menjadi salah satu instrumen strategis untuk mengukur kesesuaian kompetensi alumni dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus mengevaluasi ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL).

Pelaksanaan survei merupakan bagian dari siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) UPI. Melalui instrumen ini, universitas memperoleh umpan balik langsung dari berbagai pihak yang mempekerjakan lulusan, sehingga informasi yang diperoleh dapat digunakan sebagai dasar pengembangan kebijakan akademik, penyempurnaan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, dan penguatan layanan pendidikan secara berkelanjutan.

Survei dilakukan secara berkala kepada pengguna yang mempekerjakan lulusan pada rentang TS-1 hingga TS-3. Pengumpulan data menggunakan instrumen standar universitas dengan tujuh aspek penilaian utama, yaitu etika, keahlian sesuai bidang ilmu, kemampuan bahasa asing, penggunaan teknologi informasi, kemampuan komunikasi, kerja sama, serta pengembangan diri. Data hasil survei terdokumentasi melalui sistem tracer study dan survei pengguna lulusan yang terintegrasi dengan mekanisme penjaminan mutu universitas.

Partisipasi Pengguna Lulusan Konsisten di Atas Standar Representativitas

Dari sisi partisipasi, survei pengguna lulusan UPI menunjukkan capaian yang konsisten dan melampaui ambang batas representativitas sebesar 50 persen. Pada TS-3, sebanyak 3.983 dari 6.429 pengguna lulusan berpartisipasi atau mencapai 65 persen. Angka tersebut meningkat menjadi 68 persen pada TS-2, dengan 4.896 responden dari total 7.790 pengguna lulusan.

Partisipasi tertinggi tercatat pada TS-1, yakni 86 persen, dengan 6.837 responden dari 8.223 pengguna lulusan.

Tingkat partisipasi tersebut menunjukkan bahwa data survei memiliki jumlah responden yang memadai untuk menggambarkan persepsi pengguna terhadap kualitas dan kompetensi lulusan UPI. Kondisi ini sekaligus memperkuat posisi survei sebagai sumber data dalam evaluasi mutu lulusan dan penyusunan kebijakan pengembangan pendidikan.

Untuk menjaga keandalan data, UPI menerapkan pengendalian mutu pada setiap tahapan survei. Proses tersebut mencakup verifikasi identitas responden, pemeriksaan kelengkapan instrumen, validasi data oleh unit pengelola tracer study, hingga penjaminan mutu oleh unit terkait di tingkat universitas. disini