Berita

Direktorat BKDIPK UPI Melakukan Asesmen Bagi Calon Rektor Universitas Kuningan
  • 2025-12-06 10:44:14

Bandung, 3 Desember 2025 – Direktorat Bimbingan Konseling, Difusi Inklusi, dan Pengembangan Karir (BKDIPK) Universitas Pendidikan Indonesia telah menyelesaikan rangkaian asesmen psikologis bagi calon rektor Universitas Kuningan masa jabatan 2026-2030. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 27 November 2025 di Hotel Grand Cordella, Kuningan ini merupakan bagian integral dari proses seleksi kepemimpinan perguruan tinggi.

Dr. Yusi Riksa Yustiana, M.Pd., Direktur BKDIPK UPI menyampaikan bahwa asesmen ini bertujuan menganalisis kesiapan psikologis, kapasitas kepemimpinan, dan kompetensi manajerial para kandidat. "Calon rektor perlu memiliki stabilitas emosional, ketajaman pengambilan keputusan strategis, serta visi transformatif untuk membawa institusi menuju keunggulan berkelanjutan," ujarnya.

Kegiatan berlangsung selama satu hari penuh, dimulai dengan psikotes tahap pertama berupa Tes Minat Jabatan/Kerja yang dipandu Dr. Sudaryat Nurdin Akhmad, M.Pd., dilanjutkan Tes Kecenderungan Kepribadian. Lima sesi wawancara mendalam kemudian dilakukan oleh tim asesor yang dipimpin Prof. Dr. Dedi Achmad Kurniady, M.Pd., untuk menggali lebih dalam kompetensi kepemimpinan dan visi misi masing-masing kandidat.

Hasil asesmen telah diserahkan kepada Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan pada 2 Desember 2025 sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan. Kerja sama antara Tim BKDIPK UPI dengan Universitas Kuningan ini menunjukkan komitmen terhadap tata kelola pendidikan tinggi yang berkualitas.

Kegiatan ini mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan memastikan kepemimpinan perguruan tinggi yang kompeten dan transformatif. Selain itu, sejalan dengan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat) melalui penerapan transparansi dan akuntabilitas dalam proses seleksi pemimpin institusi. Asesmen yang objektif dan terstandar juga mencerminkan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan menempatkan individu yang tepat pada posisi strategis untuk pengembangan SDM berkualitas.