Berita

KEMENAKER GELAR WEBINAR MAGANGHUB: PENGARUH SOSIAL, KUNCI KARIER YANG SERING DIABAIKAN ANAK MUDA
  • 2026-03-13 14:31:49

Jakarta, 13 Maret 2026

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker) menggelar webinar MagangHub Soft Skill Programme dengan tema Social Influence pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan yang disiarkan secara langsung melalui YouTube ini menghadirkan Dr. Daeng Suryanto, AT., S.H., M.M., M.Ak., Ph.D., seorang pakar manajemen sumber daya manusia, komunikasi kepemimpinan, dan hubungan pemerintahan, sebagai narasumber tunggal.

Webinar ini merupakan bagian dari program pengembangan kompetensi nonteknis yang diselenggarakan Kemenaker untuk para peserta magang di Indonesia. Melalui sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya kemampuan memengaruhi orang lain secara positif sebagai salah satu bekal penting dalam dunia kerja.

Pengaruh Bukan Soal Jabatan

Dalam pemaparannya, Dr. Daeng menjelaskan bahwa social influence adalah kemampuan seseorang untuk memengaruhi cara berpikir, sikap, maupun tindakan orang lain melalui komunikasi dan perilaku. Ia menegaskan bahwa pengaruh tersebut tidak diperoleh melalui paksaan atau manipulasi, melainkan melalui cara menginspirasi orang lain untuk bergerak bersama menuju tujuan yang sama.

Salah satu poin yang ditekankan Dr. Daeng adalah bahwa pengaruh sosial tidak identik dengan jabatan atau posisi formal. Dalam realitas dunia kerja, banyak individu yang menduduki posisi tinggi namun justru kurang didengar oleh rekan-rekannya. Sebaliknya, seseorang dengan posisi biasa bisa memiliki daya pengaruh yang jauh lebih besar jika mampu berkomunikasi dengan baik dan membangun kepercayaan.

"Tidak semua orang memiliki jabatan tinggi, tetapi setiap orang memiliki kemampuan untuk memberikan pengaruh," demikian salah satu pesan kunci yang disampaikan Dr. Daeng kepada para peserta webinar.

Tiga Pilar Membangun Pengaruh Sosial

Dr. Daeng memaparkan tiga pilar utama yang menjadi fondasi dalam membangun pengaruh sosial. Pilar pertama adalah kemampuan komunikasi yang efektif. Menurutnya, cara seseorang menyampaikan gagasan, mendengarkan lawan bicara, dan merespons situasi secara tepat sangat menentukan seberapa besar ia dapat memengaruhi lingkungan di sekitarnya.

Pilar kedua adalah kemampuan membangun hubungan atau relationship. Dr. Daeng menekankan bahwa jaringan relasi yang dibangun atas dasar saling menghormati dan kepercayaan akan menjadi modal sosial yang sangat berharga, baik dalam organisasi maupun di dunia profesional yang lebih luas.

Adapun pilar ketiga adalah keteladanan melalui sikap dan perilaku. Menurut Dr. Daeng, pengaruh yang paling kuat dan bertahan lama lahir bukan dari kata-kata, melainkan dari konsistensi tindakan nyata seseorang sehari-hari. Individu yang menunjukkan integritas dan empati dalam kesehariannya cenderung lebih mudah diikuti dan dipercaya oleh orang-orang di sekitarnya.

Setiap Individu Berpotensi Jadi Agen Perubahan

Di bagian akhir pemaparannya, Dr. Daeng menyampaikan sejumlah pesan motivatif kepada peserta. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan sejati tidak selalu ditentukan oleh titel atau posisi struktural. Setiap individu, termasuk peserta magang sekalipun, memiliki kesempatan yang sama untuk memberikan pengaruh positif di tempat mereka berada.

Pengaruh, menurut Dr. Daeng, dapat dibangun secara bertahap melalui komunikasi yang tulus, kepedulian terhadap sesama, serta kemampuan membangun hubungan yang bermakna. Individu yang mampu mengembangkan ketiga hal tersebut berpotensi menjadi penggerak perubahan nyata di dalam organisasi tempat mereka berkarya.

Webinar MagangHub Soft Skill Programme ini merupakan salah satu wujud komitmen Kemenaker dalam mempersiapkan angkatan kerja muda Indonesia yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kecakapan interpersonal yang dibutuhkan dunia kerja modern. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari ekosistem pengembangan kompetensi peserta magang secara menyeluruh.