Loading...
Saturday, 22 Feb 2020

Universitas Pendidikan Indonesia

UPT Bimbingan dan Konseling dan Pengembangan Karir

Bukan NEM, IPK, dan Rangking, Tapi Ini 10 Faktor Kesuksesan Paling Berpengaruh!

Berita Umum | 26 Januari 2020 19:31 wib
Baru baru ini Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Nadiem Makarim mematahkan mitos NEM, IPK, dan Rangking yang bagus sebagai faktor yang berpengaruh untuk kesuksesan seseorang. Nadiem mendukung hasil riset yang dilakukan oleh Thomas J. Stanley yang memetakan 100 faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kesuksesan seseorang berdasarkan hasil survey terhadap 733 Millioner di US. Hasilnya menunjukkan bahwa IQ yang tinggi/superior hanya menduduki urutan ke-21, bersekolah di sekolah favorit/perguruan tinggi bergengsi di urutan ke-23. Itu artinya keduanya bukan termasuk dalam 10 faktor utama yang menentukan kesuksesan seseorang. Lalu, apa saja yang menjadi 10 faktor utama penentu kesuksesan? Yuk, simak 10 faktor utama penentu kesuksesan berikut ini.

Oleh : Novia Lestari

1.   Kejujuran (Being Honest With All People)

Sikap jujur menjadi modal utama sekaligus norma yang harus dipegang teguh oleh setiap individu. Akar dari sebuah kepercayaan adalah kejujuran. Semakin dipercaya dirimu akan sebuah tanggung jawab, semakin banyak feedback yang bisa kamu peroleh. Di dunia kerja, ataupun bisnis, semakin kamu dipercaya oleh atasan atau klien, maka peluang untuk mengembangkan karir atau bisnismu akan semakin terbuka lebar.


2.   Disiplin Keras (Being Well-Disciplined)

Bila mendengar kata disipilin, maka yang terbayang dalam pemikiran adalah ketatnya aturan dan waktu. Disiplin memang erat kaitannya dengan manajemen waktu dan konsistensi terhadap langkah-langkah mencapai tujuan atau visi ke depan. Ada banyak hal yang menjadi godaan saat kita melangkah, lingkungan sekitar akan selalu mengalihkan fokus kita terhadap pencapaian visi kita. Dengan menanamkan sikap disiplin, setiap langkah kita akan fokus mencapai target. Perlahan dan pasti target yang sudah ditetapkan akan tercapai.


3.   Mudah Bergaul (Getting Along With People)

Cara kita berinteraksi dengan orang lain adalah salah satu faktor penting untuk mencapai kesuksesan. Setiap pribadi memiliki goal achievement yang berbeda satu sama lain. Orang di sekitar kita bisa menjadi penolong atau bahkan menjadi penghambat dalam meraih kesuksesan. Harus ada semacam filter dalam diri. Jangan sampai pengaruh negatif menghambat langkah mencapai tujuan. Cara kita yang mudah berinteraksi dengan orang lain akan membuat kita banyak teman, itu artinya semakin kita banyak teman maka semakin banyak pula relasi kita.


4.   Dukungan Pendamping

Dukungan yang sangat berarti adalah dukungan yang berasal dari orang-orang terdekat. Selain keluarga, pasangan adalah orang terpenting yang sangat berpengaruh dalam kesuksesan. Studi yang dilakukan oleh Washington University di St. Lous menemukan bahwa pasangan hidup yang saling mendukung mampu menciptakan hubungan yang harmonis, saling melengkapi kemampuan, dan mampu meningkatkan prestasi kerja. Dengan begitu, tentunya pintu kesuksesan akan semakin terbuka.


5.   Kerja Keras (Working Harder Than Most People)

Bekerja lebih keras dari orang lain memang bukan jaminan mendatangkan kesuksesan, namun tentunya akan ada hasil berbeda yang didapatkan dari pribadi yang pekerja keras dan yang tidak. Bekerja lebih keras dari orang lain erat kaitannya dengan keinginan dan kedisiplinan untuk mencapai target yang telah ditetapkan dalm diri kita.


6.   Kecintaan Pada Yang Dikerjakan (Loving My Career/Business)

Karir ataupun bisnis adalah sumber kekuatan finansial. Jika kita ingin berhasil dan sukses, maka kita wajib untuk menumbuhkan rasa cinta dan loyalitas pada pekerjaan yang kita tekuni. Karena dengan modal tersebut perfoma dan kinerja kita akan meningkat secara maksimal, sehingga menghasilkan kesuksesan yang juga maksimal.


7.   Kepemimpinan (Having Strong Leadership Qualities)

Faktanya, tonggak sebuah kesuksesan memang dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan yang baik, termasuk bagaimana memimpin diri sendiri. Setiap orang pasti memiliki jiwa kepemimpinan, tergantung bagaimana memupuk dan menjadikannya mengakar pada tiap individu. Individu yang memiliki jiwa kepemimpinan dengan kualitas yang baik dan kuat, maka akan lebih mudah menentukan visi, tujuan,dan tindakan terstruktur yang sangat bisa dipertanggungjawabkan.


8.   Kepribadian Kompetitif (Having A Very Competitive Spirit/Personality)

Pribadi yang kompetitif pantang menyerah, terutama dalam mengalahkan ego dan kekurangan dirinya, sebagai modal untuk mendorong individu dalam melakukan segala sesuatu dengan lebih baik dalam mencapai target. Tiap target dan pencapaian yang diraih merupakan anak tangga menuju pintu kesuksesan. Semakin sering memacu diri untuk berkompetisi dan mencapai hasil terbaik, maka kesuksesan akan semakin cepat diraih.


9.   Hidup Teratur (Being Very Well-Organized)

Hidup teratur bukan berarti hidup dengan rutinitas yang membosankan. Tetapi, hidup yang memiliki waktu untuk menyiapkan diri menjalani hari. Dengan begitu, akan membuat kita fokus pada tiap langkah mencapai kesuksesan dan yang tidak boleh dilupakan adalah enjoy dan fun ya guys dalam menjalaninya.


10.  Kemampuan Menjual Ide (Having An Ability To Sell My Ideas/Products)

Kesuksesan tak bisa lepas dari ide dan inovasi dari diri kita. Setidaknya kita perlu belajar dari teladan kisahnya Colonel Sanders menjual ide “11 Rempah Rahasia KFC, dan inovasi Steve Jobs untuk sentuhan artistiknya pada product Apple. Memiliki ide saja tak cukup tanpa diimbangi kemampuan untuk menjualnya.


Penulis: Novia Lestari


Referensi

Akademi Trainer. (2019). 10 Faktor Kesuksesan By Thomas J. Stanley, Ph. D. [Online]. Diakses dari https://www.akademitrainer.com/10-faktor-kesuksesan-by-thomas-j-stanley-ph-d/.

Budiyono, A. (2019). Untuk Nadiem Makarim, Bravo!: Mematahkan Mitos NEM, IPK, dan Rangking. [Online]. Diakses dari https://pewarta-indonesia.com/2019/12/untuk-nadiem-makarim-bravo-mematahkan-mitos-nem-ipk-dan-rangking/.


Link
Dilihat 157 kali